PMI Gerakkan Bantuan untuk Penduduk Gaza-Palestina
Untuk meringankan penderitaan penduduk Gaza-Palestina yang mengalami malapetaka kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) menggerakkan bantuan dari masyarakat dalam bentuk uang. Bantuan dalam bentuk uang hendaknya disalurkan melalui rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pancoran dengan Nomor Rekening 0390-01-000030-30-3 atas nama Palang Merah Indonesia.
Seluruh bantuan uang akan disalurkan melalui Bulan Sabit Merah Palestina bekerjasama dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC). Perlu disampaikan PMI tidak menerima bantuan untuk penduduk Gaza-Palestina selain dalam bentuk uang.
Markas Pusat PMI telah mengeluarkan surat kepada seluruh Pengurus Daerah dan Cabang se Indonesia agar menggerakkan bantuan dari masyarakat untuk maksud tersebut.
Aksi kemanusiaan ini sebagai bagian dari simpati seluruh jajaran PMI bagi masyarakat di Gaza yang meninggal, terluka, kehilangan harta benda, serta keluarganya, termasuk para korban di kalangan anak-anak.
Konflik antara Israel-Palestina masih terus berlangsung. Memasuki hari ketujuh, (3/1), penduduk Gaza Palestina yang menjadi korban meninggal maupun luka masih terus berjatuhan.
untuk sumber bisa dilihat di http://palangmerah.org/publikasi.asp?stat=ina&news_id=523
(edited by setyaji a.k.a livindaye)
4 komentar:
mang israel dah bener2 keterlaluan yah....
Baru nemu nih...
Sajak Pertemuan Mahasiswa
Matahari terbit pagi ini
mencium bau kencing orok di kaki langit
melihat kali coklat menjalar ke lautan
dan mendengar dengung di dalam hutan
lalu kini ia dua penggalah tingginya
dan ia menjadi saksi kita berkumpul disini
memeriksa keadaan
kita bertanya :
kenapa maksud baik tidak selalu berguna
kenapa maksud baik dan maksud baik bisa berlaga
orang berkata : “kami ada maksud baik”
dan kita bertanya : “maksud baik untuk siapa ?”
ya !
ada yang jaya, ada yang terhina
ada yang bersenjata, ada yang terluka
ada yang duduk, ada yang diduduki
ada yang berlimpah, ada yang terkuras
dan kita disini bertanya :
“maksud baik saudara untuk siapa ?
saudara berdiri di pihak yang mana ?”
kenapa maksud baik dilakukan
tetapi makin banyak petani kehilangan tanahnya
tanah - tanah di gunung telah dimiliki orang - orang kota
perkebunan yang luas
hanya menguntungkan segolongan kecil saja
alat - alat kemajuan yang diimpor
tidak cocok untuk petani yang sempit tanahnya
tentu, kita bertanya :
“lantas maksud baik saudara untuk siapa ?”
sekarang matahari semakin tinggi
lalu akan bertahta juga di atas puncak kepala
dan di dalam udara yang panas kita juga bertanya :
kita ini dididik untuk memihak yang mana ?
ilmu - ilmu diajarkan disini
akan menjadi alat pembebasan
ataukah alat penindasan ?
sebentar lagi matahari akan tenggelam
malam akan tiba
cicak - cicak berbunyi di tembok
dan rembulan berlayar
tetapi pertanyaan kita tidak akan mereda
akan hidup di dalam mimpi
akan tumbuh di kebon belakang
dan esok hari
matahari akan terbit kembali
sementara hari baru menjelma
pertanyaan - pertanyaan kita menjadi hutan
atau masuk ke sungai
menjadi ombak di samodra
di bawah matahari ini kita bertanya :
ada yang menangis, ada yang mendera
ada yang habis, ada yang mengikis
dan maksud baik kita
berdiri di pihak yang mana !
RENDRA
(jakarta, 1 desember 1977)
* Sajak ini dipersembahkan kepada para mahasiswa universitas indonesia di jakarta dan dibacakan di dalam salah satu adegan film “yang muda yang bercinta” yang disutradarai oleh Sumandjaya
* Dari kumpulan puisi “potret pembangunan dalam puisi” (pustaka jaya - 1996)
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Cahaya putih yang membutakan mata
Menyala terang di langit Gaza malam ini
Orang-orang berlarian untuk berlindung
Tanpa tahu apakah mereka masih hidup atau sudah mati
Mereka datang dengan tank dan pesawat
Dengan berkobaran api yang merusak
Dan tak ada yang tersisa
Hanya suara yang terdengar di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Wanita dan anak-anak
Dibunuh dan dibantai tiap malam
Sementara para pemimpin nun jauh di sana
Berdebat tentang siapa yg salah & benar
Tapi kata-kata mereka sedang dalam kesakitan
Dan bom-bom pun berjatuhan seperti hujam asam
Tapi melalui tetes air mata dan darah serta rasa sakit
Anda masih bisa mendengar suara itu di tengah asap tebal
Kami tidak akan menyerah
Di malam hari, tanpa perlawanan
Kalian bisa membakar masjid kami, rumah kami dan sekolah kami
Tapi semangat kami tidak akan pernah mati
Kami tidak akan menyerah
Di Gaza malam ini
Composed by Michael Heart
Copyright 2009
http://www.michaelh eart.com/Song_for_Gaza. html
Ah ga penting neh tiwa coment lo!!!!
Posting Komentar
Klo mau isi comment,untuk kolom beri komentar sebagai :
di pilih : Name/URL ya,
Name : isikan nama anda
URL : Kosongkan aja