Makan gak makan, nyang penting gratis...

Makan bikin kita sehat, bertenaga, dan gampang tersenyum...well ada benernya juga tuh. Bayangkan aja kalo kita dalam keadaan lapar, biasanya yang ada malas melulu, gak bertenaga, bawaan juga marah....

Tapi apa iya kalo makanan yang kita konsumsi setiap hari ini memang dah sehat? salah satu temen kerjanya temenku harus cuci darah setiap seminggu 2 kali karena pola makannya di umurnya yang masih kepala 4. nah lho? repot juga kalo kita yang jadi korban, gw gak mau deh.... Banyak sih beberapa hal yang harus diperhatikan ketika kita makan. Sebagian besar kita pasti dah tahu lah apa saja, tapi mungkin lom tahu alasannya, jadi topik ini gw angkat. Jadi sori aja ye, bagi yang ngerasa topik ini boring, sapa tau ada yang belum tahu ^.^

Merokok sesudah makan
Paling sering nih terjadi nih bagi masyarakat Indonesia (beberapa oknum tpm juga sering ngelakuinnya kan?). Kata orang si sehabis makan emang paling nikmat tuh merokok, kalo belum merokok belum nampol, masih ada yang kurang. Tapi kata ahli2nya, Merokok 1 batang sesudah makan sama saja merokok 10 batang dalam keadaan normal, yang berarti kemungkinan terkena kanker lebih besar. Mengenai penjelasan ilmiah kenapa bisa gitu, aye cariin gak ketemu2 sih, jadi sementara itu dulu...

Minum teh usai makan
Daun-daun teh mengandung asam dalam jumlah yang tidak sedikit. Substansi ini mengakibatkan kandungan protein yang terkandung dalam makanan segera mengeras. Akibatnya? protein jadi susah dicerna. Jadi sebaiknya minum air putih saja. Gak tau sih kalo minum teh sambil makan efeknya sama/tidak dengan minum teh sambil makan, tapi kalo dilogika harusnya sama saja...

Sering-sering minum air putih
Paling dianjurkan nih. Alasan ilmiahnya sih kurang tahu, tapi yang jelas air putih memang paling direkomendasikan. Jangan hanya minum teh atau kopi saja, karena dapat merusak ginjal dan akhirnya mengalami gagal ginjal (kasus temen kerjanya temenku) atau minum soda mulu (a.k.a softdrink) karena dapat menyebabkan lambung berlubang (terjadi ma salah satu kerabatku).

Makan buah sesudah makan besar
Sering kita menjadikan buah sebagai penutup. Tapi riset kedokteran beberapa tahun terakhir ini justru menganjurkan sebaliknya. Why? Buah termasuk salah satu makanan yang mudah dicerna, namun ketika masuk kelambung, dia harus antri dulu buat dicerna karena ada karbohidrat yang mesti dicerna, dan karbohidrat tuh nyernanya lama lho, sehingga perut
jadi kembung karena kebanyakan air (buah banyak mengandung air). Idealnya tunggu 1-2 jam, atau makan buah sebelum makan besar (Dalam Islam dari dulu juga sudah menganjurkan untuk makan buah dulu sebelum makan besar).

Jangan langsung mandi
Mandi menaikkan darah ke tangan, kaki, dan badan yang menyebabkan jumlah darah sekitar perut akan berkurang. Hal ini melemahkan sistem pencernaan kita.

Jangan berjalan dulu
Sering banget gw lakuin nih...Berjalan menyebabkan sistem pencernaan tidak dapat menyerap nutrisi dari pasokan makanan yang dikonsumsi.

Makan banyak gandum, buah2an, dan sayuran
Di sebagian negara, daging hanyalah sebagai menu pelengkap, sedangkan sayuran sebagai menu pelengkap (kalau di Indonesia justru sebaliknya). 3 porsi atau lebih gandum, buah2an, dan sayuran setiap hari dapat mengurangi resiko serangan stroke, jantung, dan beberapa jenis kanker (untung cuma anak kos bergaji pas2an, jadi jarang makan daging)

Perhatikan porsi makanan
Makan kebanyakan nggak baik, makan terlalu sedikit juga masih laper. Well, Setidaknya kita mesti tahu kapasitas perut kita masing2. Lagian juga jika porsinya kebanyakan, yang ada malah gak sedikit makanan yang dibuang. Sadar wooi!! Masih banyak saudara kita yang kelaparan...

Sarapan yang sehat
Sarapan menentukan keadaan tubuh kita selanjutnya. Salah sarapan bisa mengakibatkan lelah, ngantuk, loyo, de el el. Di pagi hari, karbohidrat simple (cereal, roti, nasi) akan menyebabkan kenaikan level gula darah yang mendadak, menyebabkan badan melepaskan jumlah insulin yang cukup besar. Hasilnya adalah penurunan tingkat kadar gula dalam darah dan keinginan untuk makan lebih banyak karbohidrat. Siklus ini berulang 2-3 kali sehari. Dan siklus naik turunnya kadar gula dalam darah ini memperberat kerja pankreas dan memperlemahnya. Ini adalah salah satu alasan utama penyebab Diabetes, tekanan darah tinggi dan kenaikan berat badan.
Bagaimana jika tidak sarapan? (gw banget nih...) nggak baik juga. Saat tidak sarapan, gula darah akan turun/drop di bawah tingkat normal sehingga kita akan merasa kelaparan dan
penurunan tingkat energi.
So, bagaimana sarapan yang oke? Jawabnya adalah Sarapan Berdasarkan Protein. Sarapan seperti ini akan mensuplai badan kita dengan nutrisi penting dan energi tanpa meningkatkan kadar gula dalam darah dan kadar insulin. Sarapan pagi seperti ini akan menghindarikan
kita dari ketergantungan terhadap karbohidrat setiap hari.

Tapi terlepas dari itu semua, gw sih mo makan apa aja (yg penting enak dan halal), apalagi kalo dibayarin, hmmm slurpp,,,

2 komentar:

adin mengatakan...

jd klo srpn pgi yg baik menu apa boz.... telur ceplok kah??what's ur suggest specificly.. n gw sering bgt biz mkn besar,trus mkn buah mpe bnyk.akibatna gw sering buang angin boz,knp? n sringnya gw telat maem krn loyalitas gw yg tinggi trhdap kntor,buat maag gw kmbuh.coz kntor gw g da jam istrhat te2p,dah gto gw hrus slalu kontrol msin2 gw yg dah pd tua n slalu rewel klo ditinggal bentar2 stop.that's why...any solutions 4 me clark?

setyaji, jarot mengatakan...

meneketehe!! elinya aja yang doyan kentut...

Posting Komentar

Klo mau isi comment,untuk kolom beri komentar sebagai :
di pilih : Name/URL ya,
Name : isikan nama anda
URL : Kosongkan aja